Belanja itu memang menyenangkan. Selain bisa menjadi aktivitas yang bisa melepas penat, kita bisa memenuhi kebutuhan asalkan jika belanja sesuai dengan yang diperlukan. Tak heran apabila masyarakat bisa betah berjam-jam di mal. Bahkan di era digital ini, belanja tidak perlu jauh-jauh berpergian, melainkan cukup melihat berbagai penawaran di e-commerce.

Walau begitu, kebiasaan belanja terkadang bisa menjebak para masyarakat yang hobi belanja. Jika tidak berhati-hati, ada beberapa kebiasaan belanja yang pada akhirnya bisa menyebabkan kantong jebol! Dikutip dari Moneycrashers.com, berikut adalah 6 kebiasaan berbelanja yang dihindari.

  1. Menggunakan Kartu Kredit

Belanja dengan kartu kredit bisa membuat kita lupa telah menghabiskan banyak uang. Apalagi dengan kartu kredit, kita tidak melihat secara fisik uang yang keluar dari dompet. Oleh karena itu, jika belanja dilakukan offline, sebaiknya menggunakan uang tunai dan bawalah jumlahnya sesuai yang telah direncanakan. Dengan demikian, ketika uang tunai kita habis, kita bisa menghentikan kegiatan berbelanja tersebut.

  1. Belanja Impulsif

Tak bisa dimungkiri, beberapa orang memang cenderung bertindak impulsif alias bertindak berdasarkan insting tanpa memikirkan lebih lanjut konsekuensinya. Hal ini juga bisa terjadi saat kita belanja. Untuk mencegahnya, kita bisa menggunakan strategi ‘tiga pakaian’.

Tiga pakaian ini bisa dilakukan ketika kita ingin melakukan pembelian yang tidak direncakanan. Ketiganya ialah mengetahui inventaris pribadi, periksa pemicu, dan pergi. Dengan mengetahui apa yang kita miliki, kita tak akan terpengaruh oleh celana jeans karena kita sudah memilikinya di rumah.

Kita juga perlu mengidentifikasi pemicu belanja. Terakhir adalah pergi. Jika kita benar-benar menginginkan sesuatu, kita bisa menjauhkan diri selama sehari. Jika masih memikirkan barang tersebut, lihat anggaran belanja, apakah memungkinkan untuk melakukan pembelian atau tidak. Jangan bernafsu untuk langsung membeli!

  1. Belanja Karena Bosan

Berbelanja untuk mengisi waktu senggang karena bosan dapat menyebabkan kita mengeluarkan uang terlalu banyak, termasuk untuk membeli barang-barang yang tidak diperlukan. Ketimbang boros belanja, sebaiknya kita bisa melakukan aktivitas gratis lainnya yang dapat dilakukan saat memiliki waktu luang.

Salah satunya mendengar podcast favorit, Youtube, menelepon teman untuk minum kopi, atau membaca buku. Dengan adanya beberapa alternatif tersebut, mal tidak akan menjadi satu-satunya tempat yang dituju saat kita bosan.

  1. Belanja Karena Dipengaruhi Teman

Sejatinya memilih teman belanja yang bijak sama seperti memilih sahabat. Dalam hal berbelanja, kita harus bisa memilih teman yang memang sesuai dengan keuangan kita. Minimal, pilihlah teman yang memiliki anggaran dan selera yang mirip dengan kita.

  1. Mengabaikan Peluang Penghematan

Demi mendorong minat berbelanja, terkadang beberapa market place melakukan promosi potongan harga atau diskon besar-besaran. Jika menemukan itu, jangan diabaikan selama memang ada barang yang ingin dibeli. Dengan potongan-potongan harga itu, kita bisa menghemat uang ketika membeli sesuatu.

  1. Menyimpan Info Kartu Kredit Secara Online

Menyimpan informasi kartu kredit di fasilitas tempat belanja online bisa membuat kita menjadi lebih boros. Pasalnya, pengguna akan terlalu mudah untuk membeli sesuatu hanya dengan beberapa klik.

Oleh karena itu, sebaiknya jangan menyimpan informasi kartu kredit pada file untuk situs web belanja. Dengan proses yang terlalu mudah, kita bisa terdorong dan terpikat untuk melakukan pembelian impulsif yang belum tentu sesuai dengan anggaran yang dimiliki.