Dalam membuka dan menjalankan sebuah usaha, biasanya orang-orang hanya terpaku dan fokus pada modal saja sebagai salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Padahal, sebenarnya ada hal penting lainnya yang juga turut harus dipertimbangkan dan diperhatikan untuk menjamin usaha yang kalian miliki dan tekuni bisa beroperasi dan berjalan dengan baik dan lancar. Dan hal tersebut merupakan aset.

Nah, pada kesempatan ini kami bermaksud untuk memberikan kalian sedikit penjelasan tentang Simak Beberapa Jenis-jenis Aset yang Wajib Kalian Ketahui Jika Membuka Usaha yang didalamnya terdapat beberapa informasi terkait tentang beberapa jenis aset ketika membuka usaha lengkap beserta dengan contohnya. Tanpa berpanjang lebar, mari silahkan simak informasi lebih lengkapnya di bawah ini.

Beberapa Jenis-jenis Aset

Seperti yang dikatakan sebelumnya, selain uang hal penting lain yang harus dipertimbangkan dan diperhatikan ketika membuka dan menjalankan usaha adalah aset. Menurut pengertiannya, aset (aktiva) sendiri merupakan sebuah kekayaan atau harta yang memiliki nilai tukar atau jual yang dapat memberikan keuntungan baik pada saat ini maupun dimasa depan. Aset ini nantinya bisa digunakan ketika kalian sedang kesulitan dan membutuhkan dana tambahan dalam menjalankan sebuah usaha.

Untuk jenisnya sendiri, aset dapat dibagi menjadi beberapa hal, yang pertama berupa aset lancar (current assets). Aset lancar ini adalah jenis aset yang mudah untuk dicairkan ke dalam bentuk uang dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, sehingga bisa digunakan ketika kalian sedang kepepet membutuhkan dana darurat.

Kedua adalah aset tetap. Pada aset tetap ini, proses pencairan dananya kebalikan dari aset lancar dimana tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat dan cepat, paling tidak di atas dari satu tahun. Oleh karena itu, aset ini biasanya digunakan untuk operasional usaha yang kalian miliki, bukan untuk keperluan dana darurat seperti aset lancar.

Jenis aset yang ketiga adalah aset tetap tidak berwujud. Sesuai namanya, aset ini tidak berwujud yang tidak bisa dilihat dan disentuh secara nyata, tetapi manfaatnya tetap bisa kalian rasakan secara nyata layaknya jenis aset lainnya. Dikarenakan tidak memiliki wujud secara fisik, aset ini memiliki keuntungan yaitu aman dari tindakan pencurian.

Contoh Aset Saat Usaha

Setelah mengetahui beberapa jenis aset dalam membuka dan menjalankan sebuah usaha, maka hal selanjutnya yang harus kalian ketahui adalah contoh dari jenis-jenis aset tersebut. Untuk aset lancar (current assets) sendiri, yang termasuk atau contoh dari asetnya bisa berupa uang tunai atau kas, investasi jangka pendek (saham dan reksadana), piutang usaha, obligasi, piutang wesel serta persediaan barang dagang.

Lalu, untuk contoh dari jenis aset tetap yang bersifat jangka panjang bisa berupa tanah, bangunan, alat operasional, gedung, kendaraan dan lain sebagainya. Aset tetap ini biasanya memiliki wujud fisik yang digunakan untuk kegiatan produksi barang atau jasa dari usaha yang kalian miliki. Meski tujuan utamanya bukan untuk dijual kembali, tetapi jika terpaksa dan sewaktu-waktu sangat diperlukan, maka aset tetap ini bisa kalian jual dan dicairkan menjadi uang tunai.

Terakhir adalah jenis aset tetap tidak berwujud. Contoh dari jenis aset tetap tidak berwujud ini bisa berupa hak paten, hak cipta, hak sewa, merek dagang, izin, kekayaan intelektual perusahaan serta Good will (nilai lebih yang dimiliki sebuah perusahaan dikarenakan keistimewaan tertentu). Aset ini memang tidak berwujud, tetap nilai dan manfaatnya sama saja seperti jenis dan contoh aset lainnya yang manfaatnya bisa kalian gunakan untuk membuka dan menjalankan sebuah usaha.

Itulah artikel Simak Beberapa Jenis-jenis Aset yang Wajib Kalian Ketahui Jika Membuka Usaha yang sudah dirangkum oleh tim BDN. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan mengedukasi kalian tentang beberapa jenis aset ketika membuka usaha lengkap beserta dengan contohnya. Jangan sungkan untuk membagikan artikel ini lewat sosial media atau manapun agar dapat lebih bermanfaat lagi tentunya.