Sebagian besar usaha di Indonesia saat ini berstatus sebagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Walau begitu, ternyata para pelaku sektor UMKM di Tanah Air masih didominasi oleh usaha yang belum memiliki Izin Usaha Mikro Kecil atau IUMK.

Padahal, dengan memiliki IUMK banyak fasilitas dan manfaat yang didapatkan para pelaku UMKM. Selain memiliki kepastian hukum terkait jalannya usaha, para pelaku UMKM yang telah memiliki UMKM juga bisa mendapatkan fasilitas atau bantuan dari pemerintah, seperti yang diungkap Kementerian Koperasi dan UKM melalui akun resmi Instagramnya, @kemenkopukm, Senin (22/2/2021).

Jika Anda menganggap mengurus izin repot, maka ada baiknya Anda membaca tulisan ini. Sebab, ternyata untuk mengurus izin UMKM bukanlah hal yang meribetkan Anda sebagai pelaku usaha. Untuk mengurus izin UMKM dapat dilakukan secara offline maupun online. Seperti dikutip dari Kompas.com, simak pembahasannya berikut.

  1. Cara Mengurus Izin UMKM Secara Offline

Bagi para pelaku UMKM yang masih menggunakan cara konvensional dengan metode offline, langkah pertama untuk mengurus pembuatan IUMK adalah dengan mengajukan permohonan perizinan di kantor kecamatan. Pemohon harus mengisi formulir dan melengkapi sejumlah dokumen persyaratan.

Setelah membawa semua berkas yang dibutuhkan, kecamatan akan menerima dan memeriksa kelengkapan dan kebenaran dari formulir dan dokumen persyaratannya. Apabila setelah diperiksa berkas yang dikumpulkan sudah lengkap dan benar, maka camat akan memberikan naskah 1 lembar IUMK.

Apabila berkas yang dikumpulkan masih belum lengkap dan benar, maka camat akan mengembalikan formulir dan dokumen persyaratannya, supaya bisa dilengkapi oleh pemohon. Data-data yang harus diisi pemohon dalam formulir pengajuan antara lain nama, nomor KTP, nomor Telepon, alamat, kegiatan usaha, sarana usaha yang digunakan, jumlah modal usaha, surat Pengantar dari RT/RW terkait, lokasi usaha, fotokopi KTP, fotokopi KK, dan pas foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar.

  1. Cara Mengurus Izin UMKM Secara Online

Bagi para pelaku UMKM yang sudah memanfaatkan digitalisasi, IUMK menjadi salah satu izin yang dapat diurus secara online. Caranya adalah dengan mengakses website resmi OSS. Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) adalah Perizinan Berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/wali kota kepada Pelaku Usaha melalui sistem elektronik yang terintegrasi.

Pertama-tama, pemohon harus membuat akun OSS pada situs https://www.oss.go.id/pas/. Dengan mengklik tombol “Daftar” di kanan atas, berikutnya pemohon perlu mengisi data yang dibutuhkan.

Setelah mengisi data dengan benar, pemohon tinggal mengumpulkannya dengan terlebih dahulu memasukan kode captcha, dan mengklik tombol “Daftar”. Nantinya pemohon akan mendapatkan surat elektronik pada e-mail yang terdaftar saat registrasi OSS.

Dalam surat tersebut, pemohon tinggal mengklik tombol “Aktivasi” dan akun OSS pemohon telah aktif. Belum selesai di situ, pemohon masih perlu memverifikasi e-mail untuk mendapatkan password yang dapat digunakan untuk login. Nantinya password ini perlu diubah demi keamanan pemilik akun.

Setelah memiliki password, pengguna dapat login di website https://www.oss.go.id/oss/. Nasukan alamat e-mail sebagai username dan password, lalu tinggal mengikuti arahan selanjutnya untuk masuk ke halaman pengisian data. Setelah data terisi dengan benar, tahap berikutnya adalah mengunduh NIB dan IUMK.

Klik data usaha yang telah dilengkapi, lalu klik “Simpan dan Lanjutkan”, data usaha, “Proses NIB” dan klik “Lanjutkan”. Untuk menerbitkan NIB, pemilik usaha tinggal mengklik tombol “NIB” untuk menerbitkan NIB yang telah diurus. NIB ini juga bisa diunduh dan disimpan. Selamat, Anda kini telah memiliki izin UMKM!

Bagaimana? Tidak ribet dan membingungkan kan? Selamat mencoba!