Curah hujan yang tinggi di Indonesia selama beberapa hari terakhir telah menyebabkan bencana banjir di sejumlah kota, yang mendorong ribuan warga terpaksa mengungsi. Di tengah pandemi COVID-19 dengan segala keterbatasan yang ada, masyarakat terdampak bencana harus mendapat perhatian lebih untuk meringankan derita mereka. Kerjasama dari semua pihak akan sangat bermanfaat bagi mereka dalam masa pemulihan dan pascabencana.

Dalam keterangan tertulisnya, Indosat Ooredoo berkomitmen memastikan pusat layanan tetap beroperasi normal dan layanan contact center tetap beroperasi 24 jam demi menghadirkan pengalaman digital yang terbaik kepada pelanggan. Pelanggan bisa tetap menghubungi saluran pelanggan, bahkan datang ke gerai-gerai terdekat untuk mendapatkan dukungan atas keluhan ataupun kendala layanan telekomunikasi yang dialami pelanggan.

Indosat juga berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat terdampak bencana di Indonesia diimplementasikan melalui penyaluran bantuan pangan dan pengoperasian Mobil Klinik. Bencana banjir yang terjadi di sejumlah kota di Indonesia membuat Indosat Ooredoo tergerak untuk segera menyalurkan bantuan pangan ke masyarakat terdampak bencana di wilayah Jabodetabek serta menerjunkan Mobil Klinik ke titik-titik pengungsian di kota lain di Indonesia, termasuk di kabupaten Nganjuk di Jawa Timur, kabupaten Sumbawa di Nusa Tenggara Barat, dan kabupaten Keerom di Papua.

“Sejak awal bencana mulai terjadi di sejumlah kota di Indonesia, kami langsung mendistribusikan bantuan pangan dan mengerahkan Mobil Klinik untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di pengungsian,” kata SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, Steve Saerang.

Sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat Indonesia yang terdampak banjir, Indosat menyediakan bantuan pangan dan layanan kesehatan gratis. Ini dilakukan semata untuk meringankan beban mereka yang terdampak.

“Besar harapan kami kondisi ini akan segera membaik dan kehidupan mereka dapat berjalan normal kembali.”