Di zaman yang serba “Smart” ini, kebutuhan akan komunikasi sudah menjadi kebutuhan primer. Rasanya alat komunikasi seperti ponsel sudah dimiliki setiap orang dari beragam kalangan. Jika berbicara soal ponsel, maka tak bisa dipisahkan dari yang namanya pulsa.

Ibarat asupan gizi dari ponsel, tanpa pulsa ponsel hanyalah gawai yang kehilangan fungsi utamanya. Baik itu untuk telepon, mengirim pesan singkat ataupun berinternet ria, sebelum menggunakan ponsel rasanya sudah pasti hal yang utama perlu dicek adalah keberadaan pulsa (selain ketersediaan energi atau baterai).

Apalagi di masa pandemi yang mana banyak pekerjaan dilakukan dari rumah atau “Work from Home“. Tak heran apabila bisnis pulsa menjadi bisnis yang belakangan kembali menjamur. Tak cukup modal yang besar, setiap orang kini bisa memulai bisnis sebagai agen pulsa.

Menjadi agen pulsa dapat dilakukan oleh siapapun, baik pelajar, ibu rumah tangga, mahasiswa dan karyawan. Cukup dengan memiliki telepon pintar, Anda sudah siap mengembangkan bisnis Anda dan meraup target pasar. Tak heran apabila persaingan di bisnis ini pun menjadi sangat tinggi. Tanpa strategi yang jitu, siap-siap saja Anda kalah bersaing.

Ingin tahu strategi apa saja yang dibutuhkan? Simak ulasannya berikut ini.

1. Memilih Server Pulsa

Tanpa server pulsa yang oke, maka siap-siap saja Anda akan mengalami kesulitan dalam menjalankan bisnis sebagai agen pulsa. Tentunya server (dealer) pulsa yang baik memiliki beberapa kriteria tertentu.

Salah satunya adalah dapat melayani transaksi dengan singkat tanpa banyak kendala teknis, seperti karena maintenance atau gangguan lainnya. Ingat, konsumen dapat dengan mudah beralih ke agen pulsa lain jika kelancaran transaksi mereka terganggu!

Server pulsa juga perlu menyediakan pelayanan yang responsif dan transparan kepada konsumennya. Untuk itulah reputasi mereka harus diperhitungkan, khususnya dalam menanggapi setiap keluhan dengan baik dan cepat. Server yang baik biasanya transparan dan memiliki website yang menyajikan laporan transaksi pelanggan secara realtime.

2. Tentukan Harga yang Bersaing

Namanya bisnis dengan tingginya tingkat persaingan, strategi pricing sudah barang tentu harus ditentukan secara bijak. Tentunya Anda perlu melakukan riset, supaya bisa masuk pasar dengan jitu. Jangan sampai menjual produk dengan harga yang terlalu tinggi, jualan Anda pasti tidak laku. Tapi juga jangan terlalu rendah hanya demi meraup pelanggan semaksimal mungkin, bisa merusak pasaran!

Contohnya, harga pulsa 20 ribu di daerah Anda Rp. 22.000. Para pemain baru biasanya menawarkan harga yang lebih murah guna memperkenalkan diri kepada pelanggan. Anda bisa memasang harga pulsa 20 ribu sebesar Rp. 21.000. Karena harga dari dealer, misalnya Rp. 20.500.

Memang di awal pasti Anda merasa untung yang didapatkan masih terlalu kecil, Rp 500. Namun bayangkan apabila pelanggan tersebut mengajak temannya untuk belanja di tempat Anda. Word of mouth menjadi faktor penentu keberhasilan setiap bisnis di era modern. Seiring berjalannya waktu, apabila sudah loyal mereka siap membeli sekalipun dengan harga normal.

3. Berikan Pelayanan Maksimal

Sebagai penjual jasa, kepuasan pelanggan menjadi keberhasilan bisnis Anda. Agen pulsa yang baik tidak hanya berhasil meraup keuntungan, namun apabila pelanggan puas dan mengajak temannya untuk beli pulsa di tempat Anda.

Untuk itu Anda harus menjadi agen yang responsif dan siap melayani pertanyaan serta keluhan pelanggan. Jangan marah apabila ada konsumen yang hanya menanyakan harga, tanpa melakukan transaksi. Bisa jadi memang konsumen itu juga sedang mencari agen yang kelak menjadi langganan mereka.

4. Transaksi Lunas, Jangan Kasih Utang!

Namanya transaksi kecil, kadang kita merasa lupa apabila ada pelanggan yang belum membayar. Namun jika dikumpul-kumpul, bisa jadi keuntungan yang susah payah Anda raih sirna begitu saja lantaran ada konsumen yang utang dan tidak membayar.

Sekalipun konsumen Anda adalah kerabat yang Anda kenal, jangan biasakan pelanggan berutang. Pasalnya modal dari bisnis ini juga kecil. Apabila ada utang yang tak tertagih modal juga berkurang dan tidak bisa diputar. Rugi dong!

5. Promosi yang Unik

Dengan keuntungan per transaksi yang relatif kecil, keuntungan besar hanya dapat diraih apabila semakin banyak transaksi yang terjadi. Anda bisa menyediakan promosi yang unik, misalnya dengan melakukan bundling. Apalagi di era ini, setiap pengguna ponsel biasanya memiliki nomor lebih dari satu.

Anda bisa memberi potongan harga apabila pelanggan membeli pulsa lebih dari satu nomor. Anda juga bisa memberi promo untuk pelanggan yang melakukan frekuensi transaksi yang rutin. Maksimalkan promosi di media sosial seperti Twitter dan WhatsApp, supaya pelanggan tahu promosi yang Anda tawarkan.

Mudah bukan? Semoga strategi diatas dapat diterapkan dan menginspirasi Anda dalam memulai bisnis agen pulsa.