Meningkatnya transaksi barang dan digital membutuhkan payung hukum yang jelas. Salah satunya adalah dengan kehadiran meterai elektronik meterai elektronik untuk dokumen yang dibutuhkan dalam transaksi barang dan jasa secara digital.

Meski belum diimplementasikan per Januari 2021 ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan mulai mensosialisasikan penggunaan meterai elektronik ini. Salah satunya adalah dengan menggandeng e-commerce dalam penyediaan meterai elektronik. Kerja sama dengan platform e-commerce ini dinilai penting karena ke depannya penggunaan meterai elektronik diprediksi akan terus meningkat.

“Peranan market place akan sangat penting bagaimana pelunasan meterai dokumen digital yang terutang dalam transaksi di dunia e-commerce ini. Karena banyak transaksi secara regulasi yang ada itu sebenarnya terutang bea meterai,” kata Kasubdit Peraturan PPN, Perdagangan, Jasa dan PTLL Direktorat Jenderal Pajak Bonarsius Sipayung, dikutip dari CNN Indonesia.

Kemenkeu akan terus berkoordinasi dengan e-commerce saat menyusun regulasi terkait penggunaan meterai dalam transaksi digital. Hal ini demi mengetahui transaksi mana saja yang perlu dan tidak perlu menggunakan meterai.

“Jadi dalam konteks dunia online kita akan komunikasi secara spesifik mana saja sih yang akan kita kenakan. Sama seperti perdagangan konvensional,” ucap Bonarsius.

Kemenkeu menilai penerapan meterai elektronik ini diperlukan, untuk menyamakan perlakuan hak dan kewajiban perpajakan antara transaksi konvensional dan digital. Meski demikian, diharapkan penerapan meterai ini tidak memperlambat perkembangan dunia digital. Untuk itu diperlukan klasifikasi objek mana saja yang perlu dikenakan meterai dan yang tidak.

Bonarsius meyakini kehadiran bea meterai elektroinik ini justru akan membuat market place lebih ramai. Pasalnya, kehadiran meterai justru akan menjamin keabsahan perjanjian pada transaksi digital.

“Artinya meterai ini akan jadi komoditas yang memberikan nilai tambah. Jadi ada orang yang membutuhkan meterai elektronik bisa masuk lewat market place,” ujarnya.