Kemenkop Target Lahirkan 3500 Startup

Peminat UMKM dilansir semakin banyak setiap tahunnya, sayangnya pada masa era pandemi seperti ini agak sulit untuk membangun sebuah usaha dan juga banyak yang pesimis usahanya akan maju. Tentunya hal ini menjadi sebuah fokus utama bagi pemerintah yang memiliki beberapa target salah satunya adalah mendorong agar terciptanya UMKM dan Startup terbaru yang bisa membuat gairah pelaku UMKM semakin membaik pada era pandemi.

Pemerintah menghadirkan 7 target yang menjadi fokus untuk memajukan UMKM pada tahun 2021 ini. Seperti yang disampaikan oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki pada Rapat Koordinasi Bidang Koperasi dan UMKM Tahun 2021 di Yogyakarta. Tentunya pemerintah sendiri berharap kalau pelaku UMKM dapat melewati era pandemi dan juga mendorong pada pelaku UMKM menjadi lebih inovatif lagi dalam menciptakan produk andalan dari Indonesia.

Kemenkop Target Lahirkan 3500 Startup

Ketujuh target tersebut bisa dibilang bukan target yang mudah, namun juga bukan tidak mungkin merealisasikan ketujuh target tersebut. Berikut adalah sebagai berikut.

  1. Peningkatan kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi 65 persen
  2. Peningkatan kontribusi koperasi terhadap PDB menjadi 5,5 persen
  3. Peningkatan kontribusi ekspor UMKM menjadi 17 persen
  4. Lahirkan 3500 startup berbasis teknologi dan Informasi
  5. Melahirkan 500 koperasi modern
  6. Jadikan lebih dari 10 juta usaha mikro bertransformasi ke sektor formal
  7. Peningkatan rasio kewirausahaan menjadi 4 persen

Tentunya ketujuh target tersebut juga harus ada sinergi yang saling berkesinambungan antara pemerintah dan juga para pelaku UMKM di Indonesia. Jika ketujuh target tersebut dapat tercapai, bukan tidak mungkin UMKM di Indonesia dapat bersaing dengan negara tetangga lainnya, mengingat UMKM di Indonesia masih tertinggal dengan UMKM di negara ASEAN bahkan negara tetangga seperti Malaysia.

Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan UKM mengatakan kalau pada saat ini di Indonesia rasio wirausaha dan UMKM berkisar pada angka 3,47% berada lebih rendah daripada beberapa Negara ASEAN termasuk Malaysia serta Thailand. Tentunya hal ini sangat disayangkan walaupun jumlah UMKM di Indonesia mencapai angka 65.465.497 unit, peran kontribusinya terdapat beberapa PDB atau singkatan dari Produk Domestik Bruto dalam skala Nasional hanya terdapat pada angka 60,51 persen saja.

Pastinya para pelaku UMKM di Indonesia berharap agar dapat lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah dan juga agar mendapatkan dukungan penuh juga oleh pemerintah Indonesia. Nah, itulah artikel tentang Kemenkop Hadirkan Target Lahirkan 3500 Startup, Indonesia Yakin UMKM Akan Semakin Maju. Tentunya masih ada banyak artikel menarik lainnya tentang ide peluang dan juga ide usaha yang bisa kalian temukan di Pejuang.co.id. Salam sukses selalu!