KUR tanpa jaminan naik 100 Juta

Kredit Usaha Rakyat atau yang disingkat menjadi KUR memang menjadi sebuah andalan untuk meningkatkan inovasi dan juga ekspansi yang diandalkan oleh para pelaku UMKM di Indonesia. Selain bunganya yang sangat kecil, KUR juga menghadirkan sebuah dana pinjaman yang terbilang sangat besar dan juga dengan persyaratan yang tidak berbelit dan juga rumit, sehingga sangat membantu para pelaku UMKM pada masa pandemi seperti ini.

Ekonom Center of Reform of Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet memberikan sebuah apresiasi yang besar untuk kebijakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang meningkatkan Kredit Usaha Rakyat atau yang disingkat KUR tanpa jaminan menjadi 100 Juta Rupiah yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku wirausaha mikro dan kecil untuk meningkatkan modal dan juga bangkit dari pandemi yang sudah melanda 2 tahun kebelakang ini.

“UMKM ini merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian. Sumbangannya terhadap PDB juga relatif besar di atas 50 persen, sehingga menjadi lumrah dan wajar ketika pemerintah mendorong UMKM untuk bisa tumbuh lebih cepat di tengah proses pemulihan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah saat ini,” kata Yusuf, Rabu (5/5/2021) yang dilansir dari Liputan6.com.

Masih banyak beberapa pelaku UMKM yang belum mengenal jasa kredit dan cenderung masih belum mengetahui ternyata ada kredit yang tidak menggunakan jaminan. Tentunya dengan meningkatnya plafon tanpa jaminan yang mencapai 100 Juta Rupiah ini dapat menjadi sebuah dorongan dan juga mendongkrak usaha para pelaku UMKM agar dapat lebih menciptakan banyak produk berkualitas dan berinovasi menjadi lebih baik lagi dan tidak kalah dengan produk dari luar negeri.

“Di pandemi kemarin, masalah pembiayaan juga merupakan salah satu masalah yang kembali muncul dari UMKM, sehingga pemerintah dalam hal ini ketika menerapkan atau mengeluarkan kebijakan perluasan pembiayaan plafon KUR ini merupakan salah satu upaya untuk menstimulasi agar UMKM tetap bisa berproduksi dan di sisi lain juga mendorong proses pemulihan ekonomi,” jelas Yusuf yang dikutip dari Liputan6.com.

Sebelumnya plafon tanpa jaminan sendiri hanya hadir pada angka 50 Juta Rupiah saja, setelah pemerintah mengkaji ulang dan melihat situasi pandemi tentunya program ini mendorong pemerintah untuk meningkatkan Kredit usaha Rakyat tanpa jaminan menjadi 100 Juta Rupiah. Kebijakan tersebut memperpanjang tambahan subsidi pada bunga KUR sehingga menjadi 3 persen selama 6 bulan 1 Juli 2021 sampai dengan 31 Desember 2021.

Nah, itulah artikel menarik tentang Hadirkan Modal Untuk UMKM, KUR Tanpa Jaminan Naik Menjadi 100 Juta Rupiah yang sudah dibahas oleh tim Pejuang App. Semoga artikel ini bisa menjawab pertanyaan kalian seputar tentang kredit usaha rakyat atau KUR dengan plafon tanpa jaminan untuk meningkatkan usaha kalian. Jangan sungkan untuk membagikan artikel ini kepada yang membutuhkan agar artikel ini menjadi lebih bermanfaat lagi untuk banyak orang.