Plafon KUR

Para pelaku UMKM saat ini bisa bernafas lega, pasalnya saat ini pemerintah akan memberikan porsi yang lebih dari 2 kali lipat dimana dulu hanya Rp 500 Juta dan selanjutnya akan naik bertahap sampai Rp 20 Miliar, dikabarkan bahwa sampai tahun 2024 proses kredit UMKM di perbankan ditargetkan mencapai 30%. Tujuan menaikan plafon kredit dikatakan sebagai faktor untuk mendorong peningkatan rasio kredit perbankan untuk UMKM bisa berkembang serta bisa diharapkan naik sebesar 10% pada nanti di tahun 2024.

Presiden telah menginstruksikan ada penambahan porsi kredit perbankan untuk para pelaku UMKM yang tadinya hanya 20% akan bertahap naik mencapai 30% kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di hasil rapat terbatas tentang Peningkatan Porsi Kredit Perbankan untuk Usaha Mikro dan Kecil, di Kantor Presiden, Senin (05/04/2021). KUR akan bertambah secara bertahap dimana akan terus bertambah sampai menjadi Rp 20 Miliar dengan bunga yang cukup kompetitif, Teten menambahkan bahwa dalam ratas Presiden Joko Widodo juga memberikan arahan khusus bagi Kementerian Koperasi dan UKM, yakni dengan melakukan inovasi kelembagaan UMKM melalui program Korporatisasi UMKM.

Menurut Fiki Satari dalam Dialog Produktif Rabu Utama di Media Center KPCPEN, Rabu (16/06/2021), ia berpendapat bahwa KUR Rp 20 Miliar harus segera bisa diterapkan oleh Pemerintah dan segera juga bisa diakses pelaku UKM khususnya UKM unggulan agar bisa naik kelas. Fiki juga menjelaskan bahwa memang porsi kredit UMKM di negara Indonesia cukup rendah dibanding dengan negara tetangga yaitu Vietnam, yang dikabarkan saat ini plafonnya sudah mencapai kisaran Rp 11 Miliar. Kementerian Koperasi dan UKM telah mendorong para pelaku UMKM untuk bermitra dengan usaha yang lebih besar, dengan harapan sebagai sarana untuk mendukung sektor pembiayaan dengan tujuan mencapai kelas yang lebih tinggi. Fiki menambahkan dan mengatakan bahwa “Pembiayaan ini ke sektor-sektor UMKM khususnya mikro yang bisa konsolidasikan masuk ke rantai pasok Industri, sehingga UMKM tidak perlu dituntut membuat brand karena dinilai biayanya yang cukup mahal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Selasa (15/06/2021) di Webinar Seri II : Kebijakan Pemerintah, Peluang, Tantangan, dan Kepemimpinan di Masa dan Pasca Pandemi Covid-19, ia mengatakan bahwa “Penyaluran KUR ini diberikan ke 3,06 juta debitur” dan pada perhitungan sebelumnya, realisasi KUR (14/06/2021) mencapai Rp 111,99 Triliun, angka tersebut setara dengan 44,26% dari target tahun ini sebesar Rp 253 Triliun, jika dijelaskan secara rinci maka jenis untuk super mikro telah mencapai 4,70% atau bisa dinilai sebesar Rp 5,25 Triliun, dan jumlah tersebut akan diberikan untuk 596,381. Selanjutnya untuk KUR kecil 2,27 juta debitur sebesar Rp 37,42 Triliun (33,42%) dan KUR besar 189,781 debitur sebesar Rp 69,28 Triliun (61,86%).

Sekian artikel dengan judul Rencana Pemerintah Menaikan Plafon KUR Menjadi Rp 20 Miliar oleh tim penulis artikel Pejuang, dimana artikel ini sudah dirangkum dari beberapa sumber dan kutipan yang terpercaya dan tepat. Semoga bermanfaat dan bisa dijadikan sumber sarana penambah wawasan berpikir kalian, terutama para pelaku UMKM di Indonesia, bagikan dan sebarkan agar wawasan orang lain pun juga berkembang dengan manfaat artikel ini.