rasio wirausaha umkm di indonesia

Pada beberapa saat yang lalu, Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan UKM mengatakan kalau pada saat ini di Indonesia rasio wirausaha dan UMKM berkisar pada angka 3,47% berada lebih rendah daripada beberapa Negara ASEAN termasuk Malaysia serta Thailand. Tentunya hal ini sangat disayangkan walaupun jumlah UMKM di Indonesia mencapai angka 65.465.497 unit, peran kontribusinya terdapat beberapa PDB atau singkatan dari Produk Domestik Bruto dalam skala Nasional hanya terdapat pada angka 60,51 persen saja.

“Kondisi eksisting rasio kewirausahaan nasional, dimana saat ini hanya berkisar 3,47 persen, lebih rendah dibanding negara-negara ASEAN seperti Singapura 8,76 persen, Thailand 4,26 persen dan Malaysia 4,74 persen,” kata Teten Masduki dalam keterangannya, Kamis (8/4/2021). Yang dilansir dari Liputan6.com.

Pada sisi lainnya, kontribusi yang terlihat memiliki peran pada aktivitas ekspor hanya berkisar pada persentase 14,37 persen. Jumlah persentase tersebut cukup rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga lain seperti Singapura yang mencapai 41 persen, Thailand yang mencapai 29 persen, Malaysia yang mencapai 18 persen, Jepang yang mencapai 25 persen, dan yang terakhir adalah Tiongkok yang jauh mencapai 60 persen.

“Melihat proporsi dan peran KUMKM dalam perekonomian nasional, maka diperlukan peningkatan kerja terpadu, harmoni dan sinergi antar K/L bersama dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM seluruh Indonesia, agar mampu mendorong pertumbuhan dan berkembangnya Koperasi dan UMKM,” jelasnya lagi. Yang dikutip dari Liputan6.com

Target Pemerintah Untuk Tingkatkan UMKM Peran di Indonesia

Tentunya pemerintah tidak tinggal diam untuk mengatasi masalah ini. Terdapat 7 target yang pemerintah rasa harus ditingkatkan dengan baik agar peran UMKM di Indonesia dapat memajukan negara dan juga dapat bersaing di kancah Internasional. Diharapkan ketujuh target tersebut dapat tercapai sehingga bisa mengejar ketertinggalan dari negara-negara ASEAN. Berikut adalah ketujuh target tersebut.

  1. Peningkatan kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi 65%
  2. Peningkatan kontribusi koperasi terhadap PDB menjadi 5,5%
  3. Peningkatan kontribusi ekspor UMKM menjadi 17%
  4. Menargetkan atas lahirnya 3500 startup berbasis teknologi
  5. Menciptakan 500 koperasi modern
  6. Mengubah 10 Juta usaha mikro menjadi usaha sektor formal
  7. Peningkatan rasio kewirausahaan yang menjadi 4%

Tentunya harus hadir sinergi yang baik antara pemerintah dan juga wirausahawan demi terciptanya koneksi yang kuat dengan memajukan UMKM di Indonesia agar dapat bersaing di kancah internasional. Semoga pada era pandemi ini ketujuh target tersebut bisa tercapai tanpa adanya halangan dan juga tercipta sinergi produktif antara pemerintah dan juga pelaku UMKM di Indonesia.

Ada kabar gembira lho untuk kalian yang ingin menambah penghasilan. Tim Pejuang.co.id sedang mengembangkan sebuah aplikasi bernama Pejuang App yang didalamnya terdapat banyak fitur menarik mulai dari pengisian pulsa, pengisian paket data, voucher game, token listrik, dan juga pembayaran tagihan yang kalian bisa mendapatkan untung di setiap transaksinya. Nantikan ya Pejuang App dari Pejuang.co.id!