Wirausaha Bali

Wirausaha muda dan kreatif akan sesegera mewujudkan Bali To The World (Bali menuju dunia), dengan tujuan agar Provinsi Bali bisa meningkatkan tingkat kapasitasnya terutama saat masa pandemi saat ini, sehingga Bali bisa semakin dikenal oleh dunia meskipun sedang masa pandemi covid-19. Para wirausaha muda berpendapat bahwa ada peluang potensi lokal yang cukup sangat besar dan harus segera mungkin dibawa ke dunia luar agar Bali bisa menuju dunia.

Saat temu konsolidasi wirausaha yang bertema “Inovatif untuk Pengembangan Bisnis Lokal” di Provinsi Bali, yang diselenggarakan pada 16 sampai 17 Juni 2021 di Bali yang menghadirkan para wirausaha muda yang berasal dari komunitas Indonesia Creative Cities Network (ICCN), STMIK Primakara dan Bali Tourism Board. Para wirausaha muda kreatif berdiskusi dengan fasilitator untuk mengubah mindset peserta, dengan menyatakan bahwa Bali mampu bangkit dan bergerak menuju perubahan karena adanya peluang potensi lokal yang sangat besar dan harus dibawa ke dunia luar. Beberapa inspirasi menarik telah didapat dari hasil diskusi dalam penyusunan roadmap dengan visi Bali Inspiring dari pernyataan asisten Deputi Konsultasi Bisnis dan Pendampingan, Deputi Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UMKM Destri Anna Sari.

Rabu (23/06/2021), Destri mengatakan bahwa sebelum adanya pandemi, Bali didatangi sebagai tempat destinasi wisata namun di masa pandemi ini harus ditransformasi bagaimana membawa Bali ke luar, dengan mengangkat produk-produk lokal dan kuliner Bali untuk merasakan sensasi akan destinasi Bali, pihaknya juga berusaha untuk mendorong pertumbuhan kewirausahaan di Bali untuk mendukung tercapainya rasio kewirausahaan nasional sebesar 3,55% pada tahun 2021 dan meningkat 0,4% menjadi 3,95% di saat tahun 2024. Diperlukan kolaborasi yang inovatif dalam membangun kewirausahaan untuk satu ekosistem utuh. “Model pelatihan kewirausahaan yang dikembangkan Kementerian Koperasi dan UMKM adalah melalui proses inkubasi dalam satu ekosistem utuh sesuai Perpres Pengembangan Kewirausahaan Nasional” ujar Destri.

Deputi Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UMKM Destri Anna Sari berpendapat sebelum ia memutuskan mengakhiri pernyataannya, ia mengatakan bahwa menurutnya, Pemerintah daerah dan lembaga inkubator yang ada di Provinsi Bali melakukan pendampingan kepada pelaku usaha skala mikro dengan tujuan utama membuka lapangan kerja baru. Adapun durasi pendampingan dilakukan dalam kurun waktu satu tahun dengan fokus fasilitasi penciptaan ide dan perizinan usaha. Destri menyatakan bahwa “ Tantangan terbesar yang kami temui dalam pendampingan usaha antara lain mindset pelaku usaha, kontinuitas produk yang dihasilkan, serta inovasi dan kolaborasi antar pelaku usaha” tutup Destri.

Itulah artikel yang telah kami rangkum dari beberapa sumber dan kutipan yang terpercaya dan dibuat oleh tim penulis Pejuang yang berjudul Wirausaha Muda Akan Mewujudkan Bali To The World, dimana isi artikel ini telah menyajikan informasi mengenai keputusan dari pertemuan Konsolidasi Wirausaha dengan tema “Inovatif untuk Pengembangan Bisnis Lokal” di Provinsi Bali (16-17/06/2021), dimana para wirausaha akan mewujudkan Bali menuju dunia (Bali To The World) meskipun di masa pandemi covid-19 saat ini. Sebagai tambahan penutup kami menyarankan kalian untuk membagikan artikel ini agar bisa bersama-sama bermanfaat bagi banyak orang.